Tanda kalau Anda itu pasangan baik

Tanda kalau Anda itu pasangan baik

84

Salah besar bila Anda pikir sifat yang tidak pernah cemburu dan selalu menurut akan membuat si dia tambah cinta. Nyatanya, sikap “perfect” macam ini bukanlah yang terbaik untuk hubunganmu.

Sebagian wanita seringkali berpikir untuk selalu bersikap “manis” dan sempurna saat bersamanya agar ia semakin sayang. Contohnya, saat dia bercerita soal pesta yang gila malam kemarin bersama the boys, Anda tersenyum manis saat mendengarnya (meskipun dalam hati dongkol setengah mati). Jika Anda seringkali menelan perasaanmu untuk menghindari konflik atau menyenangkan pasanganmu, it’s not a good sign!

Masalah “Sempurna” #1: Tak Pernah Cemburu
Anda sempat kesal mendengar kalau si dia pernah menemui mantannya di mal. Tapi supaya tak dicap pemcemburu, Anda play cool dan menunjukkan sifat cuek.

Bersikap wajar: Biarkan cemburu itu menjadi bumbu penyedap hubungan. “Menunjukkan sedikit rasa posesif berarti Anda menganggap dia sangat berharga,” ujar Pat Love, penulis The Truth About Love.

Kuncinya, lancarkan komunikasi – biarkan pasanganmu tahu kalau Anda senang ia dipuja wanita lain, tanpa pernah menuduhnya selingkuh.

Masalah “Sempurna” #2: Selalu Jadi Penyelamat
Apakah Anda selalu jadi pemecah suasana dingin di antara si dia dan bosnya saat bertemu di gathering? Atau Anda sudah sibuk memikirkan kado ulang tahun kakaknya saat si dia bahkan ingat saja tidak? Jika Anda berusaha hadir sebagai sumber solusi di setiap detik kehidupannya, rasanya itu berlebihan!

Bersikap wajar: “Linda terbiasa mengurusi setiap masalah dalam hidup saya. Pada awalnya, saya tak terlalu keberatan. Hingga suatu hari ia membawakan semua perlengkapan mandi seusai saya main basket bersama teman-teman. Idenya bagus, tapi lama-lama ia terlihat seperti ibu saya!” ujar Adam, 28 tahun.

So, lain kali tahan diri untuk tak langsung turun tangan. He’s a big boy – cukup berikan clue kepada si dia agar ia bisa mengerjakan semua urusannya sendiri, dan Anda juga tak terlihat tidak mempercayai kemampuannya.

Masalah “Sempurna” #3: Bersikap Terlalu Mandiri
Bahkan sikap mandiri yang berlebihan bisa membahayakan hubungan. Bisa-bisa si dia merasa tak berguna bagi Anda! Pria senang wanita mandiri, tapi bukan berarti sama sekali tak butuh pertolongan. Sebagai kekasih, pasanganmu juga ingin memberikan kontribusi dalam hidupmu.

Bersikap wajar: Bersikaplah seadanya, bila Anda memang butuh nasihat atau bantuan, ya, bilang saja butuh! Seorang rekan pria Cosmo mengaku, “Saya senang sekali punya pacar mandiri, tapi cinta saya jadi lebih besar lagi, saat dirinya minta nasihat ketika ada masalah di kantor. Itu menunjukkan kalau dia masih menganggap saya hebat,” ujar Ricky, 30 tahun.

Nobody’s perfect! Cosmo berikan Anda saran soal menghadapi masalah kesempurnaan:

1. Kenali pasangan Anda dan segala harapannya
Jangan berusaha membuat generalisasi terhadap semua pria, karena belum tentu pasanganmu termasuk salah satu di dalamnya. Setiap hubungan punya keunikan dan dinamik sendiri!

2. Menyesuaikan pola komunikasi dengan si dia
Setiap hubungan pasti punya cara berkomunikasi yang berbeda dari hubungan lain. Anda harus bisa saling mengerti dan beradaptasi.

3. Jangan pernah mengubah kepribadian secara berlebihan hanya untuk menyenangkan si dia
Berusahalah untuk memahami posisi masing-masing, termasuk kenyataan wanita dan pria itu berbeda. Berpikirlah positif untuk setiap tindakanmu!

(Image: doc. outnow.ch / Source: “Oh, I’m So In Love… Relationship And Romance Guide Book” by Cosmopolitan Indonesia)

Sumber Cosmopolitan Indonesia

Share it